Rabu, 18 Januari 2017

Pertanyaan yang Sering Keluar saat Wawancara Kerja

View Article
Banyak faktor yang akan membantu kamu untuk mendapatkan sebuah pekerjaan baru. Situs karir online Glassdoor meyakini salah satu cara terbaik bagi pencari kerja saat wawancara adalah berlatih terhadap jawaban yang akan mereka berikan.

Scott Dobroski, dari Glassdoor karir tren analis, mengatakan kepada Business News Daily, bahwa berulang kali pihaknya melihat beberapa pertanyaan wawancara yang sangat umum pada perusahaan untuk hampir semua jabatan.

"Jika Kamu menyadari dan siap untuk apa yang hampir selalu ditanyakan dalam wawancara apapun, Kamu akan mulai wawancara dengan rasa percaya diri tinggi," katanya.

Berikut adalah pertanyaan yang sering diajukan saat wawancara pekerjaan

Apa kekuatan Kamu?

Apa kelemahan Kamu?

Mengapa Kamu tertarik untuk bekerja di perusahaan ini?

Di mana Kamu melihat diri Kamu dalam lima tahun? 10 tahun?

Mengapa Kamu ingin meninggalkan perusahaan Kamu saat ini?

Apa yang bisa Kamu tawarkan kepada kami dan orang lain tidak bisa?

Apa Kamu bersedia pindah?

Ceritakan tentang prestasi Kamu yang paling dibanggakan.

Ceritakan tentang waktu Kamu membuat kesalahan.

Apa pekerjaan impianmu?

Pertanyaan apa yang Kamu miliki untuk saya?

Pencari kerja tidak boleh meremehkan pentingnya persiapan saat wawancara. Kini Kamu semakin percaya diri saat menghadapi wawancara pekerjaan

http://www.wawker.com/2017/01/pertanyaan-yang-sering-keluar-saat.html

6 bisnis yang bisa membuat kamu kaya raya tanpa modal

View Article
Memulai bisnis Anda sendiri memang bukanlah hal yang mudah. Tentu saja, ada puluhan hambatan yang mungkin membuat Anda patah arang.

JIka hambatan yang Anda lalui berkaitan dengan uang, sebenarnya ada beberapa hal yang dapat dipertimbangkan. Misalnya, mendapatkan uang melalui pinjaman, hibah atau penggalangan dana lainnya.

Akan tetapi, ada juga yang bisa Anda pertimbangkan jika ingin memulai usaha tanpa modal yang banyak. Anda hanya perlu melakukan beberapa langkah sebelum memulai bisnis, seperti eksplorasi, perencanaan, lisensi bisnis, nama domain untuk online, situs, pemasaran, peralatan dan produk.

adi, jenis usaha seperti apa yang dapat dilakukan tanpa adanya uang kas? Berikut seperti dilansir Entrepreneur.

1. Kreasi pribadi

Pertama, ada kreasi pribadi, seperti seni dan kerajinan. Jika Anda seorang pelukis, Anda bisa menjual karya seni Anda dengan investasi tidak lebih dari perlengkapan dan waktu Anda sendiri. Platform onlinne yang kian marak, dapat membuat mudah untuk menghasilkan keuntungan dari pekerjaan Anda.

2. Bisnis jasa di rumah sendiri

Jika Anda bekerja di rumah atau lingkungan masyarakat sendiri, Anda tidak akan memerlukan markas fisik untuk bisnis Anda. Misalnya, Anda bisa memulai layanan penitipan bayi, atau penitipan hewan peliharaan.

3. Jasa service berdasarkan skill tertentu

Jika Anda memiliki keahlian tertentu, Anda bisa menggunakan tenaga kerja terampil sebagai pendapatan utama untuk bisnis Anda. Misalnya, jika Anda seorang tukang, Anda bisa melayani pemilik rumah yang tidak tahu banyak tentang perbaikan rumah.

Sama seperti layanan di rumah, pekerjaan ini tidak mengharuskan Anda untuk memiliki bangunan fisik dan tidak mengharuskan Anda untuk berinvestasi di awal kecuali mungkin alat atau peralatan yang Anda akan perlu untuk pekerjaan yang biayanya bervariasi.

4. Jasa konsultan

Jika Anda sudah pernah bekerja di sebuah peruwsahaan atau industri tertentu dan mendapat banyak pengalaman, pemilik bisnis startup mungkin akan senang untuk membayar Anda dengan keahlian. Konsultasi adalah layanan yang hanya memakan waktu tetapi bisa sangat berharga sebagai peluang karir.

5. Reseller

Anda dapat membeli produk dan menjualnya kepada orang lain. Anda dapat menggunakan dropshipping atau grosir dalam melakukan penjualannya. Dengan dropshipping (model bisnis online yang hanya bermodalkan toko online untuk berjualan), Anda tidak memiliki stok barang, jadi hanya bekerja dengan cara menjual barang orang lain dan menghasilkan keuntungan yang lebih rendah, tetapi hampir tidak memerlukan uang tunai untuk melakukan ini. Dengan grosir, Anda akan membutuhkan lebih banyak uang dan ruang, tetapi Anda akan berakhir dengan kontrol lebih dan lebih banyak uang.

6. Micropreneurship

Anda juga bisa menjadi micropreneurship dan berbagi-peluang lain. Misalnya, Anda bisa menjadi driver untuk layanan seperti Uber, atau menyewakan rumah Anda melalui Airbnb atau menemukan layanan serupa yang memanfaatkan apa yang Anda sudah punya.

http://www.wawker.com/2017/01/bisnis-sukses-tanpa-modal.html